Siva Ratri


Menjadi orang baik, demikian selalu pesan orang tua, para sesepuh dan ajaran-ajaran kita suci. Apa ukuran orang baik? Baik sangat relatif tergantung banyak hal, di Bali biasanya ada istilah desa = tempat, kala = waktu, patra = objek/orang. Namun ada kebenaran yang universal, yaitu sesuatu yang baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan alam semesta. Hal itu bisa diamati melalui perkataan dan perbuatan yang baik. Perkataan dan perbuatan yang baik berawal dari pikiran yang baik. Bisa dikatakan, untuk menjadi orang baik maka ia mesti bisa mengkondisikan pikirannya mengarah pada hal-hal kebaikan, sehingga bermuara pada perkataan dan perbuatan sopan, lemah lembut, menyemangati, memotivasi, dan bijaksana. Tidak menyakiti diri sendiri, orang lain, dan mahluk-mahluk lainnya.

img_3659

Selamat Hari Sivaratri

Continue reading

Pengendalian Diri


Bila diperhatikan, kehidupan ini dirangkai indah oleh dualitas, sukses dan gagal, senang dan sedih, menang dan kalah, dan seterusnya. Keduanya hadir silih berganti seperti siang dan malam. Mereka tidak bisa dihindari, karena merupakan bagian dari kehidupan kita. Di titik ini, pengendalian diri sangat penting,  mereka menghadirkan banyak pelajaran untuk mendewasakan kita. Wajar bila Joseph B. Wirthlin mengatakan bahwa pengendalian diri merupakan salah satu tanda kematangan seseorang, ia bisa dilihat dari perkataan, cara ia memperlakukan orang lain dan juga mengendalikan apa yang ia makan. Sementara , Rafael Nadal, jawara tenis dari Spanyol mengatakan, “Sebagai seorang pemain tenis Anda bisa menang atau kalah, dan Anda harus siap untuk menerima keduanya. Saya melatih pengendalian diri sejak kecil. Namun semakin bertambah usia menghadapi kemenangan dan kekalahan akan semakin mudah. Continue reading

Kata-Kata Jahat


Diantara yang paling sulit untuk dikendalikan adalah kata-kata. Perkataan yang mengandung maksud jahat tiada beda dengan anak panah yang dilepaskan; setiap yang ditempuhnya merasa sakit; perkataan itu meresap ke dalam hati, sehingga menyebabkan tidak bisa makan dan tidur pada siang dan malam hari, oleh sebab itu tidak diucapkan perkataan itu oleh orang yang budiman dan wira-perkasa, pun oleh orang yang tetap hatinya (Sarasamuccaya).

Kekuatan Perkataan


Bicara baik atau diam, demikian nasehat Bunda kepadaku. Semakin banyak berbicara semakin banyak kesalahan atau dosa yang kita lakukan. Bila diperhatikan, nasehat ini benar adanya. Bila pedang bisa melukai satu orang pada satu waktu, perkataan yang tidak baik bisa melukai banyak orang dalam satu waktu,  wajar bila orang mengatakan lidah lebih tajam dari senjata manapun. Di lain sisi, ibarat pisau, bila benar memanfaatkannya ia bisa digunakan untuk memasak dan memberikan makan banyak orang, perkataan yang baik bisa memotivasi dan menenangkan banyak orang. Oleh karenanya mari kita kendalikan kata-kata kita. Continue reading

Tuhan Maha Ada


Tuhan Maha Ada, ada disetiap diri ciptaan-Nya.  Tuhan ada di setiap diri manusia dan mahluk lainnya. Ketika kita memperlakukan orang lain dengan tidak baik, sama saja kita memperlakukan Tuhan tidak baik. Sebaliknya, bila kita memperlakukan orang lain dengan kelembutan, cinta dan welas asih, maka kita sedang melayani Tuhan.