Pikiran dan Nafas


Pikiran di dalam diri ibarat air di dalam kolam, Tatkala air jernih tidak bergoyang, kita bisa melihat ke dalam kolam apa adanya. Demikian pula tatkala pikiran kita jernih tidak bergoyang, kita bisa melihat segala sesuatu dengan apa adanya.

Ketika pikiran berlompatan seperti monyet sangat sulit untuk mengendalikannya, apalagi menjernihkannya, maka ia perlu diikat dengan tali nafas. Setiap kali pikiran tercerai berai tidak bisa disatukan, maka kendalikan ia dengan mengamati keluar masuknya nafas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s