Galungan, Warisan Leluhur Meraih Kemenangan


With each new day in Africa, a gazelle wakes up knowing he must outrun the fastest lion or perish. At the same time , a lion stirs and stretches, knowing he must outrun the fastest gazelle or starve. It is no different for the human race. Whether you consider yourself a gazelle or a lion, you simply have to run faster than other to survive (Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, The Ruler of Dubai, “My Vision”).

***

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Seperti yang diungkapkan oleh Sheikh Mohammed, dalam bukunya My Vision, apakah Anda memposisikan diri seperti rusa atau singa, untuk bertahan hidup Anda harus berlari lebih cepat dari yang lain. Bagi sang rusa bila ia tidak mampu berlari melebihi singa yang tercepat maka hidupnya akan berakhir. Demikian pula bagi sang singa, jika ia tidak mampu berlari lebih cepat dari rusa yang tercepat maka ia akan mati kelaparan. Hidup adalah sebuah kompetisi yang mesti dimenangkan. Berbicara tentang kemenangan, saya teringat dengan Hari Raya Galungan, perayaan kemenangan Kebaikan melawan Kebatilan. Peringatan yang dirayakan setiap 210 hari (6 bulan kalender Bali). Tepatnya pada hari Rabu, Kliwon, Wuku Dungulan dalam kalender Bali, tanggal 27 Maret 2013 (kalender masehi). Kenapa kemenangan ini harus dirayakan? Pelajaran apa yang bisa kita petik dari kemenangan? Continue reading

Perayaan Hari Raya Nyepi, Berguru pada Keheningan


Only let the moving waters calm down, and the sun and moon will be reflected on the surface of your being.”  Biarkanlah air yang bergerak menjadi tenang, dan mentari dan bulan akan tampak pada wajah kehidupan Anda.  (The great Sufi poet Rumi)

***

Jalan yang biasanya ramai jadi Sepi dan lenggang saat Hari Nyepi, sumber:nitasaras.wordpress.com

Jalan yang biasanya ramai jadi Sepi dan lenggang saat Hari Nyepi, sumber:nitasaras.wordpress.com

Continue reading

Bersahabat Dengan Plastik


Perumahan Asri di tengah padang pasir, mungkin karena adanya plastik
Perumahan Asri di tengah padang pasir, mungkin karena adanya plastik

Ada banyak keluhan tentang plastik, ia dikatakan membahayakan lingkungan, karena sifatnya yang sulit diuraikan oleh mikro oganisme, bila dibakar bisa menghasilkan gas beracun, bila termakan oleh binatang bisa menimbulkan kematian, bila menumpuk di got, kali, atau danau bisa mencemari dan menyumbat aliran air sehingga menyebabkan banjir.http://green.kompasiana.com/penghijauan/2013/03/01/bersahabat-dengan-plastik-539152.html